8 Gedung BIM Paling Mengesankan di Jepang
Penggunaan Bim Penggunaan BIM secara bertahap meningkat di pasar Jepang. Karena sebagian besar proyek konstruksi di Jepang dipimpin oleh sektor swasta, Jepang perlu membantu pemilik dan investor untuk menemukan manfaat BIM. Secara khusus, Jepang menunjukkan peningkatan minat pada kemungkinan yang ditawarkan pemodelan BIM untuk manajemen fasilitas. Hasilnya adalah meningkatnya permintaan industri untuk pelatihan BIM yang lebih banyak bagi para profesional AEC (Arsitektur, Teknik, dan Konstruksi).
01 Rumah di atas air
Bangunan yang dibangun oleh Nikken Sekkei pada tahun 2015 ini merupakan bangunan tempat tinggal yang dirancang sebagai ruang spiral berkelanjutan dari pintu masuk hingga kamar tidur. Seluruh struktur bangunan merupakan ruang yang saling terhubung dengan ketinggian yang berbeda. Bangunan dua lantai ini terletak di lereng yang menurun sekitar tujuh meter dari jalan ke danau. Para arsitek menggunakan perangkat lunak BIM CAD Archicad pada tahap awal untuk membantu memodelkan bangunan tersebut. 3D belajar.

02 Terminal 3 Bandara Internasional Narita
Pada Maret 2015, Bandara Internasional Narita Jepang membuka terminal baru untuk maskapai penerbangan berbiaya rendah. Terminal ini dirancang untuk menangani maskapai penerbangan berbiaya rendah yang berkembang pesat, yang menangani 7,5 juta penumpang dan 50.000 pergerakan pesawat per tahun. Perangkat lunak BIM ArchiCAD digunakan untuk mewujudkan struktur tersebut.

03 Gedung Kantor Federasi Buruh Shinjuku
Gedung perkantoran ini merupakan proyek pertama dalam implementasi BIM percontohan untuk gedung perkantoran pemerintah. Proyek ini adalah gedung perkantoran pemerintah berukuran sedang yang mencakup area sekitar 3.500 meter persegi. BIM digunakan sejak tahap awal proses konseptualisasi desain.

04 Kantor Pusat Baru di Shimizu
Kantor pusat ini merupakan gedung perkantoran bertingkat tinggi pertama di Jepang yang melebihi ketinggian 100 meter dengan struktur isolasi seismik beton bertulang. Hal ini dilakukan untuk menciptakan bangunan dengan kinerja seismik yang sangat baik yang dapat digunakan sebagai fasilitas penanggulangan bencana. Simulasi aktual dan eksperimen demonstrasi dilakukan menggunakan BIM selama fase desain.

05 ShinsDanBalai Kota di tepi sungai
Gedung Balai Kota Sukagawa yang baru di Prefektur Fukushima adalah contoh proyek BIM yang diimplementasikan oleh pemerintah daerah, di mana AXS Satow memenangkan kompetisi desain. AXS Satow memenangkan kompetisi desain tersebut. Kota Sukagawa meminta para insinyur yang terlibat untuk menggunakan metodologi BIM dalam proyek tersebut. BIM diimplementasikan tidak hanya selama fase desain, tetapi juga selama fase konstruksi dan setelah selesainya pembangunan fasilitas tersebut.

06 Sarang Baja
Steel Nest adalah gedung perkantoran baru yang dibangun untuk divisi konstruksi baja dari Miei Construction Jepang. Selain berfungsi sebagai ruang kantor, klien meminta agar gedung tersebut juga berfungsi sebagai ruang pamer untuk mendemonstrasikan teknologi fabrikasi bajanya. Hasilnya adalah ruang non-tradisional yang mewakili struktur Voronoi (kombinasi poligon dengan ukuran berbeda). Alat digital dan metodologi BIM terbuka digunakan untuk mewujudkan proyek ini dari draf desain pertama. Archicad digunakan untuk membuat kerangka desain struktur.

07 Sekolah Musik Akademi Toho
Sekolah Musik Toho Gakuen dirancang oleh Nikken Sekkei pada tahun 2014 dengan tujuan menciptakan tempat privat yang مناسب untuk belajar musik. Struktur bangunan dirancang sebagai kumpulan kubus beton bertingkat yang padat, dipisahkan oleh ruang terbuka vertikal. Untuk mewujudkan proyek ini, para arsitek menggunakan pendekatan kolaboratif dan interdisipliner untuk menguji iterasi desain secara real-time. Archicad digunakan untuk mewujudkan proyek ini.

08 Menara Gerbang Yokohama
Yokohama Gate Tower adalah gedung perkantoran 21 lantai yang akan dibangun di Jepang. MainManager telah dikontrak untuk membangun proyek ini oleh Global BIM, anak perusahaan dari Kashima Corporation. Proyek lain yang melibatkan Global BIM termasuk Proyek Penelitian Bersama JTC di Singapura dan Stasiun Hakata di Fukuoka, Jepang.

