Prakiraan Pasar: Pasar BIM Global akan melampaui $16,3 miliar pada tahun 2025
Bim (Building Information Modeling), yaitu Building Information Modelling. Ini didasarkan pada model 3D digital cerdas yang dapat memberikan wawasan dan alat kepada para profesional arsitektur, teknik, dan konstruksi (AEC, Architecture, Engineering & Construction) untuk merencanakan, mendesain, membangun, dan mengelola bangunan dan infrastruktur secara lebih efektif.

Menurut laporan riset yang diterbitkan oleh Valuates Reports, ukuran pasar BIM global akan tumbuh dari USD 7 miliar pada tahun 2019 menjadi USD 16,3 miliar pada tahun 2025, dengan CAGR sebesar 15,15%.
Tren yang Mempengaruhi Ukuran Pasar BIM
BIM adalah salah satu penemuan paling menarik di bidang AEC, yang menggunakan sejumlah teknologi baru yang siap untuk semakin mentransformasi bidang AEC.
Saat ini, BIM dikombinasikan dengan perangkat desain dan simulasi yang canggih yang mendorong kolaborasi yang lebih besar di antara tim proyek. BIM memungkinkan pengguna akhir AEC untuk berkomunikasi melaluiDanDengan mempertimbangkan proses konstruksi dari fase pra-konstruksi, pemanfaatan BIM di sektor AEC (Arsitektur, Teknik, dan Konstruksi) diharapkan dapat meningkatkan ukuran pasar BIM.
Perkembangan teknologi penyimpanan data pada server jarak jauh dan interaksi antar pengguna secara spontan menggunakan aplikasi berbasis cloud diharapkan memberikan peluang ganda yang menguntungkan bagi pertumbuhan ukuran pasar BIM selama periode perkiraan.
Semakin banyak pemerintah yang menuntut penggunaan BIM di seluruh wilayah dan industri konstruksi, sehingga mendorong pertumbuhan pasar. Namun, biaya perangkat lunak yang tinggi dan keterbatasan tenaga profesional terlatih menghambat pertumbuhan ukuran pasar BIM.
Karena BIM merupakan alat yang sangat penting, kesalahan perhitungan kecil dalam desain dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang serius. Oleh karena itu, kurangnya keahlian teknis adalah salah satu faktor utama yang menghambat pertumbuhan pasar BIM.
BIM menjadi semakin penting dalam industri konstruksi karena perkembangan digitalisasi di berbagai industri. Dengan bantuan BIM, bangunan sebagian besar dibangun selama proses pra-konstruksi, di mana pemodelan 3D struktur direncanakan dan seluruh alur proyek konstruksi ditentukan. Bangunan-bangunan ini biasanya dibangun berdasarkan pesanan khusus. BIM sering digunakan dalam pembangunan aplikasi untuk mengurangi biaya dan kendala waktu. Fitur-fitur ini diharapkan dapat meningkatkan ukuran pasar BIM selama periode perkiraan.
Selain itu, penerapan peraturan keselamatan bangunan yang ketat dapat membantu adopsi BIM selama periode perkiraan.
Berdasarkan pasar regional, Amerika Utara memegang pangsa pasar BIM terbesar. Dominasi di wilayah ini dapat dikaitkan dengan sistem manajemen konstruksi yang canggih dan adopsi BIM yang tinggi.
Kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan mengalami pertumbuhan CAGR tertinggi selama periode perkiraan. Negara/wilayah seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Singapura telah menetapkan beberapa mandat untuk BIM, sementara negara-negara seperti Tiongkok dan India diperkirakan akan meningkatkan adopsi BIM dalam beberapa tahun mendatang.
Selain itu, pasar Asia Pasifik diperkirakan akan tumbuh dengan laju tercepat karena penggunaan BIM dalam proyek infrastruktur dan konstruksi berskala besar.
